Melatih Kemandirian Day #14

bunda sayang ibu profesional, Ibu Profesional, IIP, Melatih Kemandirian

Perjalanan melatih kemandirian bagi Fatha memang seru-seru menggemaskan. Ada saja ulahnya untuk menghindar dari latihan ini. Seperti beralasan meminta “nenen” di tengah acara ganti baju pasca mandi. Atau melarikan diri dari kamar tidur ketika saya sedang merayunya untuk memakai celana sendiri.

Oya, salah satu alasan mengapa melepas baju dan mengenakan celana sendiri menjadi target latihan kemandirian Fatha adalah karena kami menargetkan untuk mulai membiasakannya toilet training pada usia 18 bulan. Dalam waktu 2 bulan ini kami berharap Fatha sudah mampu melepas dan memakai celana sendiri sehingga latihan toilet training dapat berjalan lancar, Insya Allah.

Mengenai latihan kemandirian ini, ada oleh-oleh menarik dari acara Workshop “A” Home Team di Salatiga kemarin.

Pak Dodik Mariyanto menjelaskan bahwa membentuk keluarga itu haruslah berlandaskan pada kasih sayang. Untuk mendidik anak, takarannya adalah tega.

Tega yang membentuk karakter anak menjadi lebih tangguh, menempa kemandiriannya, dan tentu saja tetap berlandaskan kasih sayang tadi.

Penjelasan Pak Dodik itu membuat saya dan suami berpandangan. Semakin memantapkan hati bahwa melatih Fatha mandiri memang butuh proses terus menerus dengan konsisten dan memerlukan kesabaran orang tuanya. Tidak masalah progressnya naik turun, yang penting kami membiarkan fitrahnya melakukan aktivitas secara mandiri dapat berkembang.

#Harike14
#Tantangan10hari
#GameLevel2
#KuliahBundaSayang
#MelatihKemandirian
#InstitutIbuProfesional

Referensi

Dodik Mariyanto. 2018. Workshop “A” Home Team (Membangun Keluarga Berkualitas “A”) di Salatiga, 20 Oktober 2018.

Advertisements