Melatih Kemandirian Day #8

bunda sayang ibu profesional, Ibu Profesional, IIP, Melatih Kemandirian

Alhamdulillah hingga hari kedelapan, praktek latihan kemandirian Fatha masih terasa menantang dan menyenangkan. Ia masih konsisten melepas kaos dan celananya sendiri dengan sedikit bantuan. Bonusnya, Fatha sekarang langsung meletakkan baju kotornya ke dalam ember cucian tanpa disuruh.

Bahkan hari ini, ketika ember yang biasa digunakan untuk mengumpulkan cucian sedang dipakai menampung air, Fatha secara otomatis masih meletakkan bajunya ke dalam ember tersebut. Akibatnya air bersih kami harus digunakan untuk keperluan selain mencuci piring dan pakaian 🙂

Bonus lainnya, Fatha sudah makin bersemangat makan dan menyuap sendiri makanan dari piringnya. Meskipun masih berantakan dan belum konsisten hingga habis.

Beberapa hal yang saya jadikan catatan penting mengenai latihan kemandirian selama 8 hari ini di antaranya adalah:

1. Mengenali kemauan dan kesiapan anak dengan baik

Biasanya anak akan menunjukkan tanda-tanda kesiapan melakukan sesuatu hal. Contohnya untuk toilet training, berdasarkan kisah teman-teman, anak sudah mampu meberikan sinyal akan BAB atau BAK. Biarpun belum bisa berkata, misalnya, anak yan memberikan sinyal dengan gestur atau bahasa tubuh sudah dapat dilatih toilet training.

Untuk kasus Fatha, ia sudah menunjukkan keinginannya untuk memilih pakaian yang akan dikenakan maupun melepas bajunya sendiri. Juga keinginan untuk makan dengan usahanya sendiri (termasuk menyuapi orang lain jika sudah mulai bosan).

Walau kadang saya masih merasa ragu, apakah pilihan jenis latihan ini sudah sesuai bagi Fatha atau belum, tapi selama konsisten menjalaninya, alhamdulillah perlahan menunjukkan hasil yang membahagiakan.

2. Memberikan kepercayaan pada anak untuk melakukan semuanya sendiri.

Untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan melatih kemandiriannya, orang tua perlu menahan diri untuk tidak langsung memberikan bantuan ketika anak mendapat kesulitan saat praktek. Poin ini masih menjadi tantangan bagi saya karena biasanya saya merasa “gatal” untuk langsung turun tangan membantu. Terutama jika diburu waktu dan gerakan Fatha dirasa kurang cepat.

Tentunya kepercayaan tadi tetap perlu diimbangi dengan pengawasan. Dalam kasus Fatha hari ini, ia sudah berhasil mencelupkan pakaian kotornya ke dalam ember yang tidak seharusnya. Lain waktu saya harus mengawasinya dengan lebih baik agar tidak kecolongan lagi. Hehehe.

Anyway, terima kasih sudah mau berusaha ya Nak ^^

#Harike8
#Tantangan10hari
#GameLevel2
#KuliahBundaSayang
#MelatihKemandirian
#InstitutIbuProfesional

Advertisements

One thought on “Melatih Kemandirian Day #8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s